Konflik dimulai saat Dewan Keamanan PBB mengancam akan melakukan intervensi militer terhadap program nuklir Wadiya. Aladeen akhirnya terbang ke New York, Amerika Serikat, untuk berpidato di hadapan PBB. Namun, sesampainya di sana, ia dikhianati oleh pamannya sendiri, Tamir (diperankan oleh Ben Kingsley). Tamir menyewa eksekutor untuk mencukur jenggot ikonik Aladeen dan menggantikannya dengan seorang pria bodoh yang mirip dengannya demi menjual minyak Wadiya ke perusahaan asing.
Film ini terkenal dengan pidato "Democracy" di bagian akhir, di mana Aladeen menjelaskan bagaimana rasanya jika Amerika Serikat benar-benar menjadi sebuah kediktatoran. Detail Produksi Sutradara: Larry Charles. Pemeran Utama: Sacha Baron Cohen, Anna Faris, dan Ben Kingsley. Tersedia dalam versi bioskop dan versi yang memiliki tambahan durasi sekitar 15 menit. Apakah Anda ingin saya membuatkan ulasan lebih mendalam kutipan-kutipan lucu dari film ini?
Menyediakan film versi original serta opsi sewa/beli versi Banned & Unrated dengan tambahan durasi. Tonton di Prime Video The Dictator Sub Indo
Seperti yang diduga, sebuah film tentang seorang diktator dari negara Arab yang diperankan oleh komedian kulit putih tidak akan lepas dari kontroversi. Berikut adalah beberapa poin panas yang sering dibahas di forum dan kolom komentar:
This public link is valid for 7 days and shares a thread, including any personal information you added. This link or copies made by others cannot be deleted. If you share with third parties, their policies apply. Can’t copy the link right now. Try again later. Konflik dimulai saat Dewan Keamanan PBB mengancam akan
The Dictator (2012) adalah komedi satir yang dibintangi oleh Sacha Baron Cohen
:
Tanpa kekayaan dan pasukan, Aladeen terdampar di Brooklyn dan bekerja di toko kelontong milik seorang aktivis Palestina bernama Zoey (Anna Faris). Dari sinilah kekacauan dimulai: seorang diktator kejam harus beradaptasi dengan demokrasi, kebebasan pers, dan seksualitas modern.
At the climax, Aladeen gives a pro-democracy speech that is actually a rant against democracy. The best "Sub Indo" versions will italicize the sarcasm, using words like "Kononnya" (so-called) to highlight his hypocrisy. Pemeran Utama: Sacha Baron Cohen, Anna Faris, dan
Sacha Baron Cohen dikenal lewat karya-karyanya yang kerap mendobrak batas kenyamanan sosial, seperti Borat dan Brüno . Dalam The Dictator , ia secara terang-terangan menyindir rezim diktator Timur Tengah pada masa itu (seperti Muammar Gaddafi dan Saddam Hussein) sekaligus mengkritik sistem politik dan kapitalisme negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat. 2. Dialog dan Lelucon Memorable